Kamis, 28 Oktober 2010

PERANG DNIA KE-2 DI HIROSHIMA

Agustus 1945 saat perang dunia kedua berkecambuk, dan Indonesia masih dalam proses kemerdekaannya. Sekutu berencana menjatuhkan nuklir di Hiroshima.
Pagi yang cerah di Hiroshima, ketika saat itu, Hiroshi yang baru berusia 18 tahun diangkat menjadi kepala keamanan di kotanya, Hiroshima. Tak ada yang menyangka, hal itu akan menjadi momen paling berat yang pernah ditanggung oleh pemuda Hiroshi.
Ibu Hiroshi sudah meninggal karena ditembak sekutu 12 tahun lalu, sedangkan ayahnya sedang ikut membantu Jepang menjajah Indonesia.
Hiroshi awalnya depresi berat karena ditinggal mati ibunya. Tapi ayahnya dengan semangat membantunya agar bisa lepas dari kesedihan yang membelenggunya. Tanggal 2 Agustus 1945, pagi-pagi benar sang pemuda Hiroshi siap2 berangkat ke kuil Shinto.
Ketika berjalan menuju kuil Shinto ia bertemu seorang tua yang ternyata mantan samurai dari klan Ichiburi bernama Ichiburi Sato. Kemudian mereka berbincang-bincang, dan Hiroshi pun diberi pencerahan tentang perang yang dianggap suci ini.
"Kau tahu Amaterasu O mikami, Hiroshi-san ?" tanya Ichiburi Sato disuatu pagi.
"Istri teman ayahku" jawab Hiroshi.
"Bukan yang itu, Amaterasu o mikami adalah dewi matahari. Dewi dalam aliran Shinto Jepang. Karena itu, Jepanglah yang berhak menerangi dunia !! Perang ini adalah manifestasi. Walau pun .. aku tak sependapat." ujarnya lagi.
"Ara... gomen-ne Ichiburi-san. suman..suman.." sahut Hiroshi-san sambil tertawa, "maafkan saya.... Namun sebagai seorang pendeta mantan samurai di kuil Shinto ini, mengapa anda tidak setuju ?".
Ichiburi-san menurunkan tongkat meditasi yang tadi akan digunakannya untuk menggetok batok kepala bebal Hiroshi. Dia mendengus kesal "..tagu...!!!".
"Kau tahu Hiroshi-san.." tukas Ichiburi-san "Mengakui ajaran amaterasu-sama' sebagai penguasa matahari yang menguasai bumi, namun mengambil alih wewenang-nya dalam melakukan penguasaan bumi, apa itu bukan suatu pelecehan kepada amaterasu-sama' ?".
"Kemudian melakukan penerangan kepada seluruh dunia dengan melakukan pembunuhan dalam perang atas namaNYA, Apakah itu bukan suatu bentuk kekurangajaran pada amaterasu-sama' sendiri ?" cerocos Ichiburi-san jengkel.
"Sungguh aku tak habis pikir, bagaimana mungkin jepang pasca Bakufu dan restorasi Meiji bisa dipegang oleh kaum pandir yang haus darah penaklukan. Mereka lebih layak disebut sebagai Oni dan Yasa' ..".
"Dan kau tahu, Hiroshi-san.... semalam aku bermimpi.. Amaterasu-sama marah dan menghukum negeri ini... Beliau menjatuhkan dua buah matahari kecil... kepada Hiroshima dan Nagasaki...." kata Ichiburi-san pelan.
"So.. na...?" sahut Hiroshi-san. "Itu pertanda buruk,... Ne, Ichiburi-san...".
"Hai.. so-desu... Hiroshi-san... Aku rasa, sebaiknya engkau menyingkir sejauh-jauhnya dari Hiroshima segera.... Akupun akan berangkat siang ini..." jawab Ichiburi-san sambil berbalik badan masuk kuil. "Dozo.. Hiroshi-san".
"Sayonara... Ichiburi-san..." balas Hiroshi sambil berbalik badan dan pulang.
Hiroshi berjalan sambil merenugkan ucapan dari Ichiburi-san. Cerita mengenai hukuman dari Amateru-sama benar-benar mengusiknya. Jika hukaman itu benar adanya, maka dialah orang yang paling bertanggung jawab atas keselamatan warga kota.
"Neee.. Hiroshiii..." terdengar teriakan seorang wanita memanggil namanya. Hiroshi berhenti dan menoleh. Cahaya matahari pagi membuatnya silau. Namun ia telah hafal dengan sosoknya yang dikenalnya itu, Sayaka-san, seorang Geisha terpopuler dikotanya.
"Ahh... Ohayo... Sayaka-san..." sapa Hiroshi sambil tangannya menghalau cahaya mentari agar bisa melihat sosok Sayaka lebih jelas. "Ohayo.." Jawab Sayaka sambil berjalan menuju Hiroshi.
"Pagi sekali kau, Hiroshi. Dari kuil kah ?" tanya Sayaka sambil mendekat. Wajah ayunya yang tanpa make up terlihat bersinar di pagi hari ini.
"Oh ya... Omedetto... pasti berat yah menjadi kepala keamanan?" Sayaka menyelamati Hiroshi. "Ha.. domo.." angguk Hiroshi. "Sayaka-san juga akan ke kuil kah?" Hiroshi coba memulai percakapan.
"Ie', Hiroshi..." sahutnya sambil menggeleng. "Ne.. Hiroshi.. kau tak pernah mengunjungi ku lagi di Okiya ..." tanyanya perlahan. Pipi nya yang putih bersih mulai merona merah, tanda sang empunya sedang merasa malu.
"Gomene... akhir-akhir ini banyak sekali yang terjadi... sehingga... aku belum sempat ke Okiya.. nanti, aku akan datang ke Okiya.." jawab Hiroshi tegas. Sayaka hanya tersenyum "Ne.. ne.. tidak perlu seperti itu. Aku selalu bersedia membantumu kok...".
Dengan riang, Sayaka mensejajarkan langkahnya dengan Hiroshi. "Anooo... Hiroshi. Atarashi no Yume.... Aku bermimpi aneh semalam. Dua matahari jatuh membakar bumi. Dan Hiroshima menjadi lautan api. Mengerikan sekali. Kau tahu maknanya ?".
Hiroshi terdiam sejenak. "Hendayone... Ichiburi-san tadi juga bercerita seperti itu. Mendengar ceritanya, hatiku menjadi tidak nyaman..." Suara Hiroshi yang berat membuat suasana pagi itu menjadi gloom. "Semoga saja bukan hal buruk..".
"Honto-ne ?" tanya Sayaka setengah terkejut. "Ichiburi-san bermimpi seperti itu juga ? ...Omoshiroi....".
mereka lalu berjalan dalam diam.
Mereka berdua sedang berjalan ketika ada pesawat sekutu melintas diatas mereka.
"Hiro-nii!! Hiro-nii!! Kamu dipanggil oyaji di pos..." Seru seorang anak kecil berlari tergopoh-gopoh kearah Hiroshi.
Ketika Hiroshi sampai di Pos, ia terkejut ternyata ayahnya mati ditembak sekutu. Hiroshi seakan tak percaya akan hal itu, Hiroshi kini tinggal sebatang kara. Sementara itu di markas sekutu tepatnya di Amerika.
"Kamu sudah dengar kan? keputusan dari Presiden Truman?". "Ya.. katanya senjata itu senjata yang belum pernah ada." Pangkalan sekutu di pasifik barat meningkat intensitasnya ketika Henry S Truman mengumumkan akan meluluhlantakkan 4 kota di Jepang.
"Kenapa harus 4 bukankah 2 saja sudah cukup ?".
"Presiden Truman sepertinya ingin mengoyak Jepang seperti saat Jepang mengoyak Perl Harbour". "Kemungkinan juga itu hasil nasihat intelijen presiden". Saat crew hanggar sedang mengobrol, mereka didekati seseorang. "Kapan Little Boy datang?".
"Mungkin beberapa hari lagi", jawabnya. "Lalu bagaimana dengan Fat Man ?".
"Kemungkinan Fat Man akan di jatuhkan di kota Nagasaki, Namun tidak tertutup kemungkinan bom ini kita jatuhkan di kota Kyoto".
"Tetapi bukankah Fat Man lebih bagus jika bisa menghancurkan Nagasaki.
Obrolan crew hangar itu makin hangat, seperti halnya pangkalan itu yang sedang bersiap untuk kedatangan sebuah bom super.
3 Agustus 1945, para crew sekutu di Amerika semakin tidak sabar dengan kemenangan yang tinggal sedikit lagi. Lalu...
pada saat yang sama, di Kota Hiroshima. Hiroshi mencoba untuk menjalani tugasnya seperti biasa, walau hatinya masih terluka mendengar kabar ayahnya gugur di Asia Tenggara.
Sedangkan Ichiburi Sato masih memikirkan...
tentang mimpi buruk hukuman dari Amateru-sama atas kota Hiroshima dan Nagasaki. Ichiburi Sato merasakan kalau hukuman itu akan terjadi dalam waktu dekat.
Lalu, Hiroshi akhirnya berusaha melepaskan kesedihannya itu.
Sekitar tengah malam Paul Tibbets terbangun dengan nafas terputus karena bermimpi tentang neraka, di sebuah negara yang jauh. Mimpinya itu terlihat sangat nyata.
Dia bermimpi kalau ia berada di sebuah kota yang akan meledak dan hacur seketika kemudian rata dengan tanah.
Bangunan menjadi debu, jasad manusia menguap. Kengerian yang sukar untuk dibayangkan. Rasa tangis yang tidak bisa keluar karena begitu mengerikannya.
Seakan ia tak bisa membayangkannya. Ia terus memikirkan itu sampai ia tertidur.
Tanggal 5 Agustus pagi. Di pangkalan. Bom MK yang bernama Little Boy itu sudah sampai di pangkalan. Presiden Truman bersikeras untuk mengantar bom itu dalam waktu dekat.
Malam itu pun akhirnya Little Boy sampai di markas. Paul Tibbets pun langsung diperintahkan untuk menerbangkan pesawat Enola Gay menuju Nagasaki. Sementara, di Hiroshima, Ichiburi-Sato masih memikirkan mimpinya, dia semakin deg-deg kan akan hal itu.
"Konbanwa.. Ichiburi-san.." Sapaan Hiroshi menyentakkan renungan Ichiburi Sato. "Ah.. Hiroshi-san.. mari-mari sini.. kamu ada perlu apa?" Ichiburi Sato mempersilahkan Hiroshi untuk masuk. Wajah tegang Ichiburi Sato ternyata mempengaruhi Hiroshi juga.
"Aku masih tidak mengerti apa maksud mimpi yang kau ceritakan itu ?" tanya Hiroshi.
Seketika wajah Ichiburi berubah pucat.
"Aku pun juga sukar untuk menjelaskan... Hanya saja.. hatiku selalu terasa galau kalau mengingat mimpi itu. Serasa Amateru-sama begitu dekatnya" Ichiburi-san menjawab dengan mata tertutup.
"Setiap hari aku merasakan kalau kiamat itu semakin dekat".
"Aah.. Sayaka-san juga pernah bercerita.. dia juga pernah mimpi yang sama seperti yang Ichiburi-san ceritakan sebelumnya.." Hiroshi mencoba mengingat cerita Sayaka. "Hontoni?!" Ichiburi terkejut sambil membelalakkan matanya. "H-Ha.." Angguk Hiroshi.
"Tetapi..." Ichiburi-San melanjutkan pembicaraannya.
"Ah.. ya.. Ichiburi-san.. Saya mau ijin untuk mengantarkan Sayaka-san ke Hatsukaichi, selatan Hiroshima.." "Kenapa kamu berkata padaku?" Tanya Ichiburi-san memotong kalimat Hiroshi. Hiroshi kaget sejenak, kenapa dia harus pamitan dengan Ichiburi-san.
"Hmm" Hiroshi tambah bingung.
"Aku.. hanya merasa harus berpamitan dengan Ichiburi-san.." Jawab Hiroshi canggung. Ichiburi-san lalu tertawa lepas. "Ada keperluan apa kamu kesana?". "Ada keluarga Sayaka-san yang ingin dijenguknya. Kabarnya, keluarga itu jg dikirim ke medan perang.
"Kalau begitu, pergilah !".
"Besok pagi sekali kami berangkat. Terima kasih Ichiburi-san" Hiroshi membungkukkan badannya dan berlalu dari hadapan Ichiburi-san. Pertemuan dengan Hiroshi tadi menambah getir hati Ichiburi-san. "Hukuman itu.. sudah sangat dekat..." gumamnnya.
Sementara itu di klan sekutu di sendiri...
Paul Tibbets baru saja keluar dari ruang briefing beserta regu yang lain. Dia mendapat tugas untuk mengantar Little Boy. Bom Atom yang konon sangat dahsyat ledakannya seperti uji coba Trinity di New Mexico.
Hari itu Paul Tibbets bersama dengan krunya sibuk mempersiapkan diri untuk penerbangan menuju Hiroshima.
Pangkalan Tinian pun menjadi sangat sibuk untuk mempersiapkan penyerangan besok ke Hiroshima. Sebegitu sibuknya hingga sampai larut malampun mereka masih juga berada di landasan. Tidak sedikit yang minum bir agar tidak terlalu tegang dalam bekerja.
Keesokan harinya Paul Tibbets sibuk mempersiapkan stategi untuk penyerangan langsung ke Hiroshima.
Di pagi buta 6 Agustus, dari pangkalan Tinian, berangkat enam buah pesawat untuk melaksakan misi khusus pengeboman Hiroshima.
Ketika pesawat-pesawat itu berada di atas Hiroshima......
Sekitar 9800 meter diatas kota Hiroshima. Saat itu langit Hiroshima sangat jelas. sekitar pukul 08 pagi. Paul Tibbets memerintah untuk menjatuhkan Little Boy.
Saat-saat yang paling mendebarkan adalah ketika dia memasang bom dengan benar, jika ada satu kesalahan saja itu bisa menjadi malapetaka. Akhirnya "3........2..........1" Little Boy pun dijatuhkan ke Hiroshima dan.......DHUAAAAAAAAAAAAAAAR.
Hiroshima pun akhirnya rata dengan tanah..
Tidak puas dengan penghancuran di Hiroshima itu, sekutu berniat untuk meledakkan Fat Man di..
Kokura atau Nagasaki apabila Jepang masih juga belum menyerah setelah pernyataan presiden Truman pada tanggal 7 Agustus.
Paul Tibbets melihat kepulan asap berwarna merah dibelakang pesawatnya lalu berkata" God Bless You" sambil menitikan air mata.
Pangkalan Tinian kembali sibuk untuk mengirimkan Fat Man ke kota selanjutnya di Jepang.
Sementara itu, Paul Tibbets sadar kalau kejadian ini mirip dengan mimpinya.
Tapi Paul Tibbets hanya menjalankan tugas. Dia tidak bisa membantah jika Presiden Truman ingin menjatuhkan bom seperti lagi di Jepang.
Akhirnya Paul Tibbets pun sampai di landasan.
kepulangan Paul Tibbets disambut sorak sorai karena berhasil mengatarkan senjata maha dahsyat itu ke lawan perang mereka.
"Sebentar lagi kita akan merebut kejayaan mereka !" kata salah seorang kru Paul Tibbets.
Pemerintah Amerika, setelah melihat keberhasilan di Horishima, segera bergegas untuk meneruskan rencana memborbardir Jepang.
Keesokan harinya.
Tanggal 8 Agustus, Fat Man sudah siap berada di pangkalan Tinian. Kali ini Charles Sweeney mendapat tugas untuk mengantar Fat Man ke target selanjutnya dengan pesawat Bockstar.
Charles Sweeney sudah siap untuk penyerangannya bersama dengan kru-kru lainnya menuju Kokura.
Tanggal 9 Agustus, pukul 09 pagi, waktu Jepang, ternyata Kokura tertutupi oleh awan. Charles Sweeney tidak bisa melihat target yang berada diatas tanah. Padahal Fat Man yang diangkutnya harus di jatuhkan pada hari itu juga.
Akhirnya ia memutuskan untuk membelokkan sasaran.
Primary target di gugurkan, dan Charles Sweeney mengubah sasaran ke Nagasaki setelah konsultasi dengan pangkalan. Pukul 11 siang, Nagasaki sangat cerah saat itu.
Malangnya penduduk Nagasaki, mereka tidak mengira kalau itu adalah hari kehancuran.
Di siang yang cerah itu, Pesawat Bockstar memuntahkan muatannya. Tidak ada sasaran pasti, hanya cukup di jatuhkan di kota Nagasaki. Charles Sweeney langsung mengubah haluan untuk menghindari shockwave yang akan terjadi.
Bommmm seketika itu pun kota Nagasaki rata dengan tanah seperti halnya kota Hiroshima.
Dampak ledakan di Nagasaki lebih dahsyat daripada di Hiroshima. Radius 11 km dari hiposenter Fat Man hangus dilalap bola api. Tekanan shockwave meluluh lantakkan bangunan disekitarnya. Amerika berhasil membuat sebuah neraka baru di bumi Nagasaki.
Dengan begini, sudah dipastikan kalau Jepang akan kalah dalam Perang Dunia II.
Tanggal 12 Agustus, karena Jepang masih belum menyerah juga, maka Amerika berniat untuk mengantarkan satu buah bom lagi. Tapi karena kendala teknis dalam transportasi bom selanjutnya, maka jadwal pengeboman mundur hingga tanggal 16 Agustus.
Mereka tetap berniat menjatuhkan bom itu walaupun Hiroshima dan Nagasaki telah hancur.
Karena mereka ingin menglahkan Jepang dengan telak.
Jepang atas desakan dari bebarapa pihak, termasuk karena tekanan dari masyarakat yang menderita dari pengeboman itu, memaksa Kaisar harus menyatakan menyerah pada tanggal 14 Agustus kepada Amerika Serikat.
Hari itu, Jepang menyerah tanpa syarat, awal dari kemenangan sekutu.
Kabar menyerahnya Jepang hanya tersebar di lingkungan sekutu. Di wilayah kekuasaan Jepang, kabar ini belum tersiar. Seperti di Indonesia, kabar menyerahnya Jepang di anggam hanya gurauan belaka.
Tetapi, kabar itu akhirnya menyebar ke wilayah kekuasaan Jepang, termasuk Indonesia. Para tentara Jepang pun segera kembali ke Jepang.
Pada tanggal 16 Agustus, para pemuda Indonesia dapat memastikan kabar itu dari kemampuan menyadap radio luar negri. Akhirnya beberapa pemuda menemui Soekarno dan Moh Hatta untuk mendesak kemerdekaan Indonesia.
Akhirnya, tanggal 17 Agustus, Indonesia berhasil merdeka ditamdai dengan pembacaan proklamasi.
Pasukan Jepang pun diminta untuk segera keluar dari wilayah Indonesia.
Akhirnya, pada tanggal 2 September 1945, Jepang menanda tangani surat penyerahan diatas kapal USS Missouri di teluk Tokyo.

Rabu, 06 Oktober 2010

Akibat Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas sering dikonotasikan dengan sesuatu yang negatif seperti seks bebas, narkoba, kehidupan malam, dan lain-lain. Memang istilah ini diadaptasi dari budaya barat dimana orang bebas untuk melakukan hal-hal diatas tanpa takut menyalahi norma-norma yang ada dalam masyarakat. Berbeda dengan budaya timur yang menganggap semua itu adalah hal tabu sehingga sering kali kita mendengar ungkapan “jauhi pergaulan bebas”.
Sebenarnya makna pergaulan bebas tidak sebatas itu. Saya jadi ingat sewaktu masih kecil, sekitar umur 12 tahun. Pada suatu malam kami sekeluarga makan diluar. Kebetulan di restoran itu ada satu keluarga ekspatriat yang juga ingin bermakan malam bersama. Pada waktu itu saya baru mengenal bahasa inggris. Saya mendengar dengan cermat percakapan yang sedang berlangsung di meja para ekspatriat tersebut. Salah satu dari mereka masih seumuran saya dan dia memanggil ayahnya dengan kata “you“. “Loh, bukankah you itu artinya kau atau kamu atau anda. Koq sangat tidak sopan betul anak ini?”, begitu pikir saya saat itu.
Saya langsung menanyakan hal ini kepada ayah saya. Dan katanya orang bule memang begitu, menyebut lawan bicara kalau tidak pake “you” ya pake nama. Setelah beranjak dewasa dan sering menonton film-film barat, saya juga sering memperhatikan di film-film itu ada percakapan antara anak-anak dan orang dewasa dengan kasus yang sama. Kadang-kadang stasiun televisi sampai mengganti kata “you” dengan kata “ayah” misalnya, atau “paman” untuk menyesuaikan dengan budaya kita.
Kasus diatas merupakan salah satu bentuk dari pergaulan bebas dimana usia bukanlah menjadi pembatas. Seperti pada film “Pay It Forward”, Trevor (Haley Joel Osment) memanggil gurunya Mr. Simonet (Kevin Spacey). Tapi di luar jam sekolah dia memanggilnya Eugene. Menurut saya ini adalah sesuatu yang positif untuk membangun hubungan yang akrab dan baik. Tanpa adanya batasan usia sehingga yang muda tidak sungkan dengan yang lebih tua dan yang tua tidak perlu jaim dengan yang muda.

Berdirinya Kota Pontianak

            Pada tanggal 24 Rajab 1181 Hijriah yang bertepatan pada tanggal 23 Oktober 1771 Masehi, rombongan Syarif Abdurrahman Alkadrie membuka hutan di persimpangan tiga Sungai Landak Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal dan tempat tersebut diberi nama Pontianak. Berkat kepemimpinan Syarif Abdurrahman Alkadrie, Kota Pontianak berkembang menjadi kota Perdagangan dan Pelabuhan.
           Tahun 1192 Hijriah, Syarif Abdurrahman Alkadrie dinobatkan sebagai Sultan Pontianak Pertama. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Mesjid Raya Sultan Abdurrahman Alkadrie dan Istana Kadariah, yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur.
Adapun Sultan yang pernah memegang tampuk Pemerintahan Kesultanan Pontianak:
1. Syarif Abdurrahman Alkadrie memerintah dari tahun 1771-1808
2. Syarif Kasim Alkadrie memerintah dari tahun 1808-1819.
3. Syarif Osman Alkadrie memerintah dari tahun 1819-1855.
4. Syarif Hamid Alkadrie memerintah dari tahun 1855-1872.
5. Syarif Yusuf Alkadrie memerintah dari tahun 1872-1895.
6. Syarif Muhammad Alkadrie memerintah dari tahun 1895-1944.
7. Syarif Thaha Alkadrie memerintah dari tahun 1944-1945.
8. Syarif Hamid Alkadrie memerintah dari tabun 1945-1950.

Rabu, 29 September 2010

Tingginya angka kekerasan pada anak

           Kasus Kekerasan pada anak di Indonesia makin lama makin bertambah jumlah kasusnya, hal ini pun bisa saja meningkat jika masyarakat tetap melakukan kekerasan pada anak. Sekitar 21.872 anak menjadi korban kekerasan fisik dan psikis, 12.726 anak mengalami kekerasan seksual. Sementara 70.000–95.000 anak menjadi korban perdagangan anak untuk tujuan komersial seksualitas. Sedangkan selama Januari hingga April 2008, jumlah kasus kekerasan terhadap anak berusia 0-18 tahun di Indonesia, terdata 95 kasus. Dari jumlah itu, persentase tertinggi, yaitu 39,6 persen diantaranya, dilakukan oleh guru.
          Masalah kekerasan pada anak di Indonesia begitu meluas dan kompleks, mulai dari penelantaran anak, kekerasan anak di sekolah, sampai masalah anak bunuh diri lantaran malu karena menunggak uang sekolah, masalah banyak anak yang putus sekolah dan sebagainya. Selain karena faktor ekonomi juga disebabkan kondisi sekolah yang tidak menyenangkan, seperti kualitas belajar-mengajar yang sangat rendah dan kurikulum yang tidak sesuai pada realitas anak.
         Kekerasan pada anak juga dipengaruhi oleh tayangan televisi, namun semua itu harus disikapi bijaksana oleh orang tua, seperti mengingatkan agar anak tidak banyak menonton tayangan televisi yang menayangkan kekerasan.
         Orang tua harus mampu menjadi contoh anak-anaknya untuk bertingkah laku positif di rumah, seperti membelikan buku-buku cerita dan sekaligus bersedia mendongeng untuk anak. Sebaliknya, orang tua jangan hanya bisa bercerita apa yang mereka nonton di televisi. Selain itu, orang tua haruslah menanamkan nilai-nilai agama yang baik kepada anak.
         Jika kekerasan pada anak di Indonesia dibiarkan, betapa malangnya kondisi generasi di masa depan yang akan dimiliki oleh Indonesia. Sebagai kaum terpelajar, tentulah kita menjadi trenyuh. Tetapi, trenyuh saja belumlah cukup untuk menyelamatkan Indonesia dari keterpurukkan. Kita harus berjuang dalam mengajak orang lain yang ada di sekitar kita untuk berhenti melakukan kekerasan pada anak. Jika hal ini kita lakukan bersama, maka kelak Indonesia akan mempunyai banyak generasi yang unggul di masa depan.

Selasa, 28 September 2010

Manfaat Olahraga Bagi Kesehatan

            Olahraga, manfaat olahraga apa sih?hhh, banyaaaak sekali sebenarnya manfaat olahraga bagi tubuh, namun secara umum olahraga sangat berguna untuk menyehatkan diri, baik jasmani juga rohani.
Kenapa saya katakan olahraga baik untuk rohani juga, karena ” Dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Sehat ” dan sebuah penelitian menunjukkan bahwa olahraga secara bawah sadar dapat menimbulkan perasaan bahagia, berpikiran jernih bahkan jika dilakukan sedikitnya 10 menit setiap hari dapat membuat mental menjadi lebih sehat. Tapi ini bukan berarti pasien RSJ yang selalu olahraga akan membaik mentalnya dengan selalu berolahraga, untuk kasus yang beras seperti di RSJ ada porsi olahraga yang berbeda.
Bahkan menurut Daniel Landers, seorang profesor pendidikan olahraga dari Arizona State University menemukan manfaat lain olahraga untuk otak manusia. Menurut Daniel Landers, manfaat olahraga terhadap otak sebagai berikut:
1. Meningkatkan kemampuan otak
           Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
2. Membantu menunda proses penuaan
          Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.
3. Mengurangi stres
          Olahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stres.
4. Menaikkan daya tahan tubuh
          Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu lama namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Studi yang dilakukan di Inggris memperlihatkan bahwa 83 persen orang yang memiliki ganguan mental mengandalkan olahraga untuk meningkatkan mood dan mengurangi kegelisahan.
5. Memperbaiki kepercayaan diri
         Umumnya semakin mahir seseorang dalam suatu jenis aktivitas, maka kepercayaan diri pun akan meningkat. Bahkan suatu riset membuktikan bahwa remaja yang aktif berolahraga merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan teman-temannya yang tidak melakukan kegiatan serupa.
Untuk itu untuk anda yang saat ini mungkin merasa kurang dalam berolahraga segera ubah gaya hidup anda untuk mulai memasukkan menu olahraga dalam jadwal harian anda. Apalagi untuk anda seorang perokok, porsi olahraganya harus lebih tinggi karena tentu saja dengan merokok kadar toksik dalam tubuh anda lebih tinggi dan anda butuh lebih banyak olahraga untuk mengeluarkan toksik tersebut dan menhindarkan diri dari bahaya meroko